SELAMAT DATANG DI:http://ahmadsyahbio.tk atau ahmadsyahbio.blogspot.com Sebagai kumpulan bacaan di ambil dari berbagai sumber untuk menambah pengetahuan kita semoga bermanfaat silahkan tinggalkan komentar anda...terimakasih.

Selasa, 02 Februari 2010

INOVASI PEMBELAJARAN BIOLOGI

Sabtu, 23 Januari 2010

INOVASI PEMBELAJARAN BIOLOGI

INOVASI PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SEKOLAH DAN ALTERNATIF IMPLEMENTASINYA 
Oleh Dr. Elfis, M.Si. (22 Januari 2010)
A. Problem Based Instructions (Pembelajaran Berdasar Masalah)
Model pembelajaran ini bertumpu pada pengembangan kemampuan berpikir di kalangan siswa lewat latihan penyelesaian masalah, oleh sebab itu siswa dilibatkan dalam proses maupun perolehan produk penyelesaiannya. Dengan demikian model ini juga akan mengembangkan keterampilan berpikir lewat fakta empiris maupun kemampuan berpikir rasional, sehingga latihan yang berulang-ulang ini dapat membina keterampilan intelektual dan sekaligus dapat mendewasakan siswa. Siswa berperan sebagai self-regulated learner, artinya lewat pembelajaran model ini siswa harus dilibatkan dalam pengalaman nyata atau simulasi sehingga dapat bertindak sebagai seorang ilmuwan atau orang dewasa. Model ini tentu tidak dirancang agar guru memberikan informasi sebanyak-banyaknya kepada siswa, tetapi guru perlu berperan sebagai fasilitator pembelajaran dengan upaya memberikan dorongan agar siswa bersedia melakukan sesuatu dan mengungkapkannya secara verbal. Adapun dalam model pembelajaran kooperatif ini peran guru yang dapat ditampilkan antara lain :
1) Rumuskan tujuan dan orientasi masalah; menjelaskan tujuan pembelajaran dan segala hal yang berkaitan dengan masalah dan penyelesaiannya, memotivasi siswa untuk terlibat dalam aktivitas penyelesaian masalah.
2) Oranisasi siswa untuk belajar; membantu dan membimbing mendefinisikan tugas-tugas serta mengorganisasikan tugas-tugas siswa untuk penyelesaian masalah
3) Bimbingan penyelidikan individual dan kelompok; mendorong dalam merancang dan melaksanakan eksperimen, mengukur, mengamati, mengumpulkan informasi yang sesuai.
4) Sajian hasil karya dan pengembangannya; membantu rencana dan penyiapan karya yang sesuai, melakukan pengecekan ulang dengan eksperimen untuk mendapatkan penyelesaian masalah yang dimaksud
5) analisis dan evaluasi proses penyelesaian masalah; membantu siswa dalam refleksi dan evaluasi penyelidikan dan proses-proses penyelesaian masalah yang telah dilakukan
B. Direct Instructions (Pembelajaran langsung )
Pembelajaran ini seringkali dianggap sebih sesuai dengan sifat ilmu yang dipelajari, seperti halnya kelompok mata pelajaran Basic Science. Hal ini didasarkan pada asumsi bahwa pengetahuan MIPA tersusun secara terstruktur yang memuat materi prasyarat dalam setiap langkah penyajiannya. Pembelajaran langsung pada umumnya dirancang srcara khusus untuk mengembangkan aktivitas belajar di pihak siswa berkaitan dengan aspek pengetahuan procedural serta pengetahuan deklaratif yang terstruktur dengan baik yang dapat dipelajari selangkah demi selangkah. Fokus utama dari pembelajarn ini adalah adanya pelatihan-pelatihan yang dapat diterapkan dari keadaan nyata yang sederhana sampai yang lebih kompleks. Sintaks pembelajarannya adalah sebagai berikut:
1) Rumuskan tujuan dan orientasikan kepada kegiatan siswa; menjelaskan tujuan pembelajaran, informasi latar belakang, pentingnya materi ini dipelajari dan mempersiapkan siswa untuk belajar lewat pola latihan.
2) Demonstrasi pengetahuan dan keterampilan; menampilkan kegiatan dengan demonstrasi keterrampilan atau menyajikan materi pembelajaran setahap demi setahap dengan mempertimbangkan strukturnya
3) Bimbingan latihan; menampilkan bentuk atau model untuk pelatihan awal.
4) Kontrol penguasaan di pihak siswa dan berikan umpan balik; mengecek keberhasilan pelaksanaan tugas latihan apakah siswa telah berhasil dengan baik diteruskan dengan kegiatan untuk memperoleh balikan (tes, wawancara, pengamatan dan sebagainya).
5) Berikan kesempatan untuk pelatihan lanjutan dan penerapan hasil latihan; memberi kesempatan untuk pelatihan lanjutan yang fokusnya adalah penerapan pada situasi yang lebih kompleks dalam kehidupan nyata.
Untuk semua model di atas beberapa catatan yang penting antara lain :
1. Pendalaman materi secara individual dapat dilakukan di luar jam pelajaran, hal tersebut memilik dua keuntungan: a). Siswa dapat mencari sumber belajar lebih luas (internet atau buku bacaan yang lain), b). Waktu yang disediakan untuk kerja terstruktur dapat dimanfaatkan untuk diskusi kelompok dan presentasi hasil, sehingga lebih longgar.
2. Untuk Lesson Study, beberapa guru dapat memonitor dan mengevaluasi seluruh kegiatan dari awal sampai akhir, untuk selanjutnya dilakukan diskusi diluar jam sebagai bahan masukan untuk merevisi perncanaan program selanjutnya.

0 komentar:

Poskan Komentar

RUANG RIUNG

MAU PASANG BANNER SILAHKAN: Kotak yang atas untuk gambar misal : http://images.cooltext.com/1478198.png Kotak Bawah untuk alamat blog misal: http://ahmadsyahbio.blogspot.com












>



KLIK TOMBOL ATAS
Related Posts with Thumbnails